Sabtu, 24 April 2010

Lidya Kandou Kehilangan Ibunda Sekaligus Manajer

Do you ever feel like you know just enough about news to be dangerous? Let's see if we can fill in some of the gaps with the latest info from news experts.
Berita duka datang dari keluarga Lidya Kandou. Ibunda tercintanya, Maria Jacona Petronella Kandou tutup usia pada pukul 13.00 WIB, Jumat (23/4) kemarin di Rumah Sakit Pondok Indah. Rasa kehilangan begitu tampak pada wajah Lidya. Maria bukan hanya sosok ibundanya, tapi juga manajer yang telah membuatnya merasakan kesuksesan seperti sekarang.

"Mama dulu itu manajer saya. (Beliau sering bilang) 'Ya pokoknya kamu harus jadi artis'. Sekarang saya jadi kayak gini berkat Mama," ungkap Lidya yang ditemui di rumah duka di Jl. Pondok Cabe 5 No.26 Pamulang, Tangerang, Banten, Jumat (23/4) malam.

If you base what you do on inaccurate information, you might be unpleasantly surprised by the consequences. Make sure you get the whole news story from informed sources.

Dituturkan bintang film WANITA SEGALA ZAMAN ini, ibundanya yang kelahiran 1 September 1939 tersebut meninggal lantaran mengalami komplikasi penyakit. "Awalnya nyangkanya DBD, tapi setelah dicek hasil negatif. Dia mengalami komplikasi, penyakitnya ada paru-paru dan liver. Di situ saya ditemani oleh Naysila yang selalu menemani sampai ajal menjemputnya," tutur Lidya.

Maria sendiri meninggalkan 30 orang cucu. "Dan Naysila salah satu cucu yang disayangi. Kalau Nana termasuk tiga cucu yang diperhatikan," sambung istri Jamal Mirdad ini.

Berusaha untuk tetap tegar, Lidya mengaku merasa lebih lega saat ini. Walaupun sedih, dirinya yakin bahwa sang bunda telah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Perasaan saya saat ini plong, saya nggak percaya kalau Mama sudah meninggal. Tapi saya percaya sekarang dia sudah tenang di tangan Tuhan," pungkasnya. (kpl/buj/boo)

This article's coverage of the information is as complete as it can be today. But you should always leave open the possibility that future research could uncover new facts.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar